Puisi Mati Muda Soe Hok Gie: Ada orang yang menghabiskan waktunya ke Mekkah. Kamis, 26 Oktober 2023 17:57 WIB Atau tentang bunga-bunga yang manis di lembah Soe Hok Gie mengabadikannya dalam puisi berjudul 'Mandalawangi-Pangrango' dan 'Sebuah Tanya". Lembah Mandalawangi, Pangrango - 8 July 2012 Untuk mencapai padang edelweiss ini, pendaki harus melalui kawasan Kandang Badak dahulu, untuk kemudian berbelok ke arah puncak Pangrango. Soe Hoek Gie, sosok petualang Indonesia yang melegenda dan banyak di jadikan tutorial alam tak langsung bagi para penggiat alam bebas dan penempuh rimba dimanapun berada. Dan ada sebuah puisi atau sajak yang di tulis Soe Hoek Gie tentang keindahan dan kecintaan seorang Gie terhadap sebuah lembah yang berada di dekat puncak Pangrango , Mandalawangi. Cahaya Bulan - Soe Hok Gie Akhirnya semua akan tiba pada suatu hari yang biasa Pada suatu ketika yang telah lama kita ketahui Apakah kau masih selembut dahulu Memintaku minum susu dan tidur yang lelap Sambil membenarkan letak leher kemejaku Kabut tipis pun turun pelan pelan di Lembah Kasih Lembah Mandalawangi Kau dan aku tegak…
Tentang tujuan hidup yang tak satu setan pun tahu. Mari sini sayangku. Kalian yang pernah mesra, yang pernah baik dan simpati padaku. Tegaklah ke langit luas atau awan yang mendung. Kita tak pernah menanamkan apa-apa, kita tak'kan pernah kehilangan apa-apa. (Puisi karangan Soe Hok Gie, 11 November 1969) Soe Hok Gie. . .
Gunung pun menjadi tempat perenungan pribadi bagi Soe Hok Gie. Tak jarang perenungan-perenungan itu diejawantahkannya dalam berbait-bait puisi. Salah satu puisi hasil perenungannya yang begitu romantik berjudul Mandalawangi-Pangrango yang dia tulis pada 19 Juli 1966, ketika demonstrasi-demonstrasi mahasiswa menentang Presiden Sukarno sedang atau tentang bunga bunga yang manis di lembah mandalawangi ada serdadu serdadu amerika yang mati kena bom di danao ada bayi bayi yang mati lapar di biangrang tapi aku ingin mati disisimu manisku setelah kita bosan hidup dan terus bertanya tanya tentang tujuan hidup yang tak satu setan pun tahu mari sini sayangku kalian yang pernah mesra,
Puisi Mandalawangi Pangrango Soe Hok Gie: Sendja ini, ketika matahari turun Ke dalam djurang djurang Baca Selanjutnya: Lirik Lagu Biarlah – Killing Me Inside, Tak Disukai Penciptanya Meski Melambungkan Killing Me Inside
IbPzI9Q.
  • isf9pubxv1.pages.dev/150
  • isf9pubxv1.pages.dev/262
  • isf9pubxv1.pages.dev/15
  • isf9pubxv1.pages.dev/330
  • isf9pubxv1.pages.dev/177
  • isf9pubxv1.pages.dev/93
  • isf9pubxv1.pages.dev/91
  • isf9pubxv1.pages.dev/127
  • puisi soe hok gie lembah mandalawangi